Universitas Murni Teguh (UMT) Kunjungi Konjen Singapura di Medan : Jajaki Peluang Kolaborasi Antara Indonesia dan Singapura

Universitas Murni Teguh (UMT) Kunjungi Konjen Singapura di Medan : Jajaki Peluang Kolaborasi Antara Indonesia dan Singapura

Universitas Murni Teguh (UMT) Kunjungi Konjen Singapura di Medan : Jajaki Peluang Kolaborasi Antara Indonesia dan Singapura

 

OBROLANBISNIS.com — Universitas Murni Teguh melakukan kunjungan sekaligus pertemuan dengan Konsul Jenderal Republik Singapura di Medan, Kamis, 17 September 2026.

Bacaan Lainnya

Pertemuan itu berlangsung di Kantor Konsulat Jenderal Republik Singapura, Medan, yang merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan antara Universitas Murni Teguh (UMT) dengan berbagai pihak di Singapura.

follow-on-google-news

REKOMENDASI: Koperasi Mitra Trabas (KOMIT) Tunjukkan Ketahanan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi 2026

Kunjungan silaturahmi Universitas Murni Teguh (UMT) diwakili Seriga Banjarnahor , PhD – Rektor, Universitas Murni Teguh dan Assoc. Prof. Dr. Agus Susanto – Wakil Rektor Universitas Murni Teguh, diterima hangat Konsulat Jenderal Singapura di Medan, Dr. Edmund.

Kunjungan ini dilakukan dengan tujuan utama untuk membahas potensi bidang kerja sama antara Universitas Murni Teguh (UMT) dan lembaga pendidikan tinggi Singapura serta lembaga terkait lainnya.

Selain itu, pertemuan ini juga dimaksudkan untuk menjajaki peluang penguatan kolaborasi dalam bidang pendidikan, akademik, profesional, dan kelembagaan antara Indonesia dan Singapura.

Adapun poin-poin penting yang dibahas antara Universitas Murni Teguh dan Konsulat Singapura di Medan, yakni:

REKOMENDASI: Rotasi Modal: Reli Bitcoin Tembus US$86.000, Intip Saham Terkait Kripto dan Sektor AI yang Mulai Melambat

1. Potensi Kerja Sama dengan Universitas-Universitas di Singapura

Dalam pertemuan tersebut, dibahas potensi kolaborasi antara UMT dan beberapa universitas di Singapura, khususnya Singapore Institute of Technology (SIT) dengan Program Studi Sistem Informasi di UMT, dan Singapore University of Social Sciences (SUSS) dengan Program Studi Bisnis/Manajemen di UMT.

Ditekankan bahwa UMT harus menyiapkan materi, program, profil akademik, proposal, dan dokumen relevan lainnya yang mungkin diperlukan untuk memfasilitasi dan menindaklanjutinya.

2. Kerja Sama yang Ada antara Rumah Sakit Murni Teguh dan NUS

Wakil Rektor Universitas Murni Teguh, Assoc. Prof. Dr. Agus Susanto Tan menginformasikan kepada Konsul Jenderal bahwa Rumah Sakit Murni Teguh telah menjalin kerja sama dengan Universitas Nasional Singapura (NUS) terkait Program Biologi Sel Stem. Program tersebut melibatkan seorang ahli onkologi radiasi dari Rumah Sakit Murni Teguh.

Menanggapi hal ini, Konsul Jenderal menyatakan minat untuk mengetahui identitas dokter yang terlibat dalam program tersebut, sehingga kerja sama yang ada dan potensi pengembangannya dapat dipahami dengan lebih baik.

Universitas Murni Teguh (UMT) Kunjungi Konjen Singapura di Medan : Jajaki Peluang Kolaborasi Antara Indonesia dan Singapura

REKOMENDASI: Rahasia Membangun Kekayaan Melalui Utang

3. Peluang bagi Tenaga Keperawatan

Poin penting yang dibahas selama pertemuan adalah tingginya permintaan perawat di Singapura. Konsul Jenderal menjelaskan bahwa sektor kesehatan Singapura saat ini membutuhkan tenaga keperawatan yang berkualitas.

Hal ini berpotensi menjadi peluang bagi lembaga-lembaga di Indonesia, termasuk UMT, untuk berkontribusi dengan lulusan keperawatan yang berkualitas.

Namun, setiap peluang tersebut harus sepenuhnya mematuhi hukum, peraturan, persyaratan lisensi profesional, kualifikasi, dan kondisi kerja yang berlaku di Singapura. Bidang ini berpotensi menjadi jalur penting untuk kerja sama antara UMT dan lembaga-lembaga terkait di Singapura.

4. Undangan ke Kampus UMT

Rektor dan Wakil Rektor UMT menyatakan niat mereka untuk mengundang Konsul Jenderal Singapura untuk mengunjungi kampus Universitas Murni Teguh di Medan dalam waktu dekat.

REKOMENDASI: Emas 2031 Bisa Tembus Rp6 Juta per Gram?

Kunjungan yang diusulkan juga dapat mencakup Kuliah Umum untuk mahasiswa dan staf akademik UMT, yang akan memberikan kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan memperkuat hubungan antar masyarakat dan akademik antara Singapura dan Indonesia.

5. Penyusunan Proposal Kerja Sama

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, UMT akan menyusun proposal kerja sama formal yang ditujukan kepada Konsulat Jenderal Singapura.

Proposal tersebut akan mengidentifikasi bidang-bidang potensial kerja sama, termasuk program studi yang relevan, kegiatan akademik, peluang penelitian, pengembangan mahasiswa dan dosen, peluang profesional, dan bidang-bidang lain yang mungkin dapat bekerja sama.

Diakhir pertemuan dengan Konsul Jenderal Republik Singapura di Medan ini, menjadi langkah awal yang penting bagi Universitas Murni Teguh dalam membangun dan memperkuat kerja sama dengan berbagai lembaga di Singapura.

REKOMENDASI: Transisi Hijau (Green Jobs) Buka Peluang Baru bagi Tenaga Kerja Indonesia

“Berbagai peluang yang telah dibahas, mulai dari kolaborasi akademik dengan universitas-universitas terkemuka, kerja sama di bidang kesehatan dan keperawatan, hingga pengembangan program-program inovatif lainnya, diharapkan dapat segera ditindaklanjuti melalui penyusunan proposal kerja sama yang konkret dan terstruktur,” sebut Wakil Rektor Universitas Murni Teguh, Assoc. Prof. Dr. Agus Susanto Tan. ***OB1

follow-on-google-news

Pos terkait